6 Bahaya Yang Mungkin DI dapatkan Dari Merokok

Apa bahaya merokok bagi kesehatan?

Isi rokok terdiri dari ribuan zat yang dapat membahayakan tubuh.

Efek atau risiko merokok mungkin tidak langsung terlihat. Namun, seiring berjalannya waktu, berbagai zat dalam tembakau dapat membahayakan tubuh.

Berikut berbagai efek atau akibat merokok yang harus Anda waspadai.

1. Risiko Kanker

Menurut sebuah laporan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, merokok bertanggung jawab atas 90% kematian akibat kanker paru-paru.

Merokok dapat menyebabkan kanker tidak hanya pada kanker paru-paru, tetapi juga pada bagian tubuh lainnya, seperti:

  • mulut,
  • laring (kotak suara),
  • faring (leher),
  • kerongkongan,
  • ginjal,
  • tulang belakang leher,
  • pikiran,
  • kandung kemih,
  • ginjal,
  • di atas, dan
  • usus besar (12 jari usus).
  • Ketika sel-sel dalam tubuh terpapar asap rokok, maka sel-sel tersebut berisiko. Apa pun jenis rokok yang Anda hisap, risiko kanker tidak dapat dihindari.

Oleh karena itu, efek rokok sangat berbahaya bagi organ tubuh, karena bisa rusak secara perlahan.

2. Risiko Diabetes

Diabetes adalah salah satu risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh rokok.

Faktanya, perokok aktif memiliki risiko 30-40% lebih tinggi terkena diabetes dibandingkan bukan perokok.

Ini karena nikotin dalam rokok membuat kadar gula darah menjadi terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Nikotin juga mengubah proses kimia dalam sel, membuatnya tidak dapat merespon insulin. Kondisi ini disebut resistensi insulin.

Ketika resistensi insulin berkembang, kadar gula darah dalam tubuh mungkin terlalu tinggi. Hal ini karena hormon insulin membantu tubuh menyerap glukosa.

Gangguan insulin akibat merokok juga membuat kadar gula darah tidak terkendali.

Jika tidak diobati, kondisi ini dapat meningkatkan komplikasi diabetes, seperti masalah jantung dan kerusakan pada ginjal, saraf, dan mata.

See also  Bagaimana Sih Untuk Memulai Bisnis? Simak Ini!

3. Sistem Kekebalan Tubuh yang Melemah

Asap tembakau mengandung tar dan bahan kimia lain yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Saat daya tahan tubuh melemah, bagian ini tidak bekerja maksimal untuk melawan infeksi yang masuk.

Hal ini membuat Anda lebih rentan terhadap berbagai penyakit, bahkan yang ringan sekalipun.

Sistem kekebalan yang melemah juga membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis atau rematik.

Penyakit ini menyerang persendian pada tulang tangan dan kaki. Jika tidak segera diobati, penyakit ini dapat menyebabkan pengeroposan tulang dan kelainan bentuk sendi.

4. Penyakit mata dan gangguan penglihatan

Menurut National Eye Institute, merokok dapat melipatgandakan risiko degenerasi makula pada orang di atas usia 65 tahun.

Degenerasi makula adalah suatu kondisi di mana makula, sebuah titik kecil di dekat pusat retina, rusak. Padahal, area ini berfungsi untuk memungkinkan Anda melihat objek di depan Anda.

Meskipun tidak menyebabkan kebutaan total, degenerasi makula dapat mengganggu penglihatan dasar.

Akibatnya, Anda akan kesulitan melihat wajah seseorang, menyetir, membaca, menulis, atau mengerjakan pekerjaan rumah.

Tembakau juga berbahaya bagi mata. Jika Anda menderita diabetes, katarak dan glaukoma adalah komplikasi yang dapat merusak penglihatan Anda.

Orang dengan diabetes yang merokok juga memiliki risiko lebih tinggi terkena retinopati diabetik, yang dapat menyebabkan kebutaan.

5. Luka menjadi lebih sulit kering

Nutrisi, mineral, dan oksigen semuanya dipasok ke jaringan melalui aliran darah.

Sayangnya, nikotin dapat menyempitkan pembuluh darah, mengurangi nutrisi yang disuplai ke luka.

Akibatnya, luka membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh.

Penyembuhan yang lambat ini meningkatkan risiko infeksi setelah cedera atau operasi. Hal ini tentu berbahaya karena bakteri atau virus bisa masuk ke dalam tubuh dan terinfeksi.

See also  5 Maanfaat Memakan Telur Dan Tips Makan Kuning Telur

6. Penyakit gigi dan mulut

Orang yang merokok dua kali lebih mungkin terkena penyakit gusi. Merokok terlalu banyak sehari dapat secara dramatis meningkatkan risiko penyakit ini.

Penyakit gusi, juga disebut periodontitis, adalah infeksi gusi yang dapat merusak tulang penyangga gigi.

Periodontitis adalah salah satu penyebab utama kehilangan gigi pada orang dewasa.

Berbagai gejala umum penyakit gusi antara lain:

  • gusi bengkak dan lunak,
  • Jika gusi Anda berdarah saat menyikat gigi,
  • Jika gigi hilang atau lepas,
  • gigi sensitif.
  • Di sisi lain, merokok dapat menghitamkan gigi Anda. Perokok berat biasanya memiliki bintik kuning atau coklat pada gigi depannya, terutama di bagian tengah.

Hal ini dikarenakan area gigi merupakan bagian dimana biasanya rokok menempel saat merokok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *